Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang bijak adalah orang yang mempersiapkan dirinya dengan beramal untuk bekalan selepas matinya. Manakala orang yang tidak bijak adalah orang yang mengikuti hawa nafsunya dan kemudian mengharap pertolongan Allah." (HR Tirmidzi)

Selasa, 18 Desember 2012

Pembangunan Manusia, urgensi di Kalimantan Barat

Artikel ini sudah lama dibuat tahun lalu, pada saat itu di kampus saya ada mengadakan lomba pidato dalam rangka Pesipora kegiatan tahunan penutup masa semester genap. Ketika itu saya menjadi peserta lomba pidato yang mewakili asrama saya asrama 9-D, tema yang diperlombakan adalah Pembangunan. Untuk itulah saya mengambil judul Pembangunan Daerah di Kalimantan Barat. Pada pidato saya tersebut, saya lebih menitik beratkan atau hal yang paling urgensi adalah pembangunan di bidang Sumber Daya Manusia. 

Mengapa demikian??? Saya teringat dengan ilmu MSDM yang diajarkan oleh Dr. Ir. Ahmad Tohardi, MM (Dosen Fisip Untan) bahwa Manusia adalah faktor terpenting dalam mobilisasi suatu kegiatan karena manusia sebagai motor penggerak bagi faktor-faktor lainnya. Selaras dengan hal tersebut, kita semua tentu mengetahui bahwa Manusia adalah aktor utama dalam pembangunan, sehingga yang perlu dibangun terlebih dahulu adalah Manusia nya. Karena sebaik-baiknya sarana dan prasarana, serta keuangan yang ada apabila dari Manusia tidak berkompeten, semuanya akan menjadi sia-sia. Boleh dibuktikan !


Namun tentunya sebelum melakukan pembangunan SDM, hal-hal yang berkaitan dengan faktor penunjang lainnya atau faktor X harus dipikirkan juga, agar pembangunan yang dilakukan dapat berjalan dengan baik dan berkelanjutan.

Supaya tidak berpanjang lebar, langsung saja inilah pidato yang berjudul Pembangunan Manusia sebagai pembangunan yang urgensi di Kalimantan Barat.

Bismillahirrohmanirrohim. 
Assalammu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh. 
Salam Sejahtera bagi kita semua. 
Yang terhormat Para Pengasuh dan Pengelola Program Studi Ilmu Pemerintahan. 
Yang terhormat Para Dewan Juri. 
Abang-abang dan kakak-kakak senior serta teman-teman ANTIG yang saya banggakan dan sayangi. 

Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji dan syukur terhadap Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas berkah dan ridho-Nya kita semua dapat menghadiri Lomba Pidato dalam rangka Pesipora Prodi IP yang merupakan tahun ketiga, bertempat di Aula kita tercinta. Saya ingin menggunakan kesempatan yang membahagiakan ini, untuk mengucapkan terima kasih kepada teman-teman yang sudah memberikan kepercayaan dan dukungan untuk tampil di depan ini, walaupun jujur pada awalnya saya kurang Percaya Diri apakah saya mampu memberikan yang terbaik untuk asrama saya asrama 9D, namun semua itu sebisa mungkin akan saya tepis, karena saya sudah berada di sini jadi harus tetap maju pantang mundur apapun yang akan terjadi. 

Pidato yang akan saya sampaikan yakni mengenai Pembangunan Daerah di Kalimantan Barat, Permasalahan Pembangunan dan Solusi Pengentasan Masalah yang terjadi. 

Hadirin sekalian yang saya muliakan, 
Berbicara tentang kondisi Kalimantan Barat pada level Nasional, apa komentar kita semua? Sebagian besar mungkin sependapat dengan yang saya utarakan, adalah memprihatinkan. Bagaimana tidak? Berdasarkan data, Kalimantan Barat menduduki peringkat keempat terbawah dari seluruh provinsi di Indonesia, yakni peringkat 29 dari 33 provinsi. 

Apa yang menyebabkan demikian? Banyak faktor penyebab hadirin sekalian. Namun pada kesempatan ini saya tidak akan menyampaikan kesemua faktor tersebut, karena ada yang paling terpenting dari faktor-faktor tersebut untuk menjadi bahan perhatian kita semua. Kualitas manusia atau SDM Kalimantan Barat adalah yang menjadi permasalahan utama. Manusia sebagai penggerak atau motor dalam memobilisasi segala macam kegiatan, sehingga apabila kualitas manusia itu sendiri rendah maka berakibat pada hasil kegiatan yang dilakukan. 

Berhubungan dengan hal itu, di awal saya katakan bahwa banyak faktor yang menyebabkan Kalimantan Barat jauh tertinggal dalam artian bukan hanya Sumber Daya Manusia, tapi ada faktor-faktor lain. Dari segi infrastruktur dan sufrastruktur, SDA yang ada di Kalimantan Barat cukup melimpah. Namun SDA tersebut pemanfaatannya belum maksimal, dikarenakan tenaga yang benar-benar ahli belum banyak. Selanjutnya akses dan jalur transportasi di Kalimantan Barat bisa dikatakan cukup miris, banyak jalan-jalan yang rusak dan berlubang dengan kondisi sangat memprihatinkan, sehingga hal tersebut mempengaruhi perkembangan ekonomi. Demikianlah sedikit gambaran yang ada di Kalimantan Barat. Dari SDA yang kurang maksimal pemanfaatannya, dan akses transportasi yang buruk, Manusia lah yang berperan terhadap itu semua. Kualitas manusia Kalimantan Barat sendiri yang menentukan maju atau tidaknya Kalimantan Barat, yang orientasinya ke arah pembangunan. Sehingga faktor terpenting yang harus dibangun terlebih dahulu adalah kualitas sumber daya manusia. 

Hadirin sekalian yang saya hormati, 
Kita lihat Negara Jepang, Negara yang disegani oleh Negara-negara lain di dunia, karena kecanggihan teknologi yang dimilikinya, produk-produk Jepang yang tidak diragukan di level Internasional, kondisi perekonomian yang baik, dan kehidupan masyarakat di sana harmonis. Bahkan Negara Amerika yang katanya Negara Adikuasa saja gemetaran berhadapan dengan Jepang, betapa kuat dan hebatnya Negara ini. 

Lalu dari situ apa yang dapat kita contoh agar bisa kita jadikan refleksi untuk kemajuan daerah kita? 

Pada tahun 1942 di mana setelah terjadi pengeboman di kota Hiroshima dan Nagasaki kondisi Negara Jepang memprihatinkan, kota tersebut hangus. Kemungkinan untuk membangun hingga seperti sekarang ini kecil sekali karena segala bangunan, teknologi, akses transportasi, dan SDA yang menunjang pembangunan telah habis. Namun apa yang dikatakan pemimpin Jepang pada saat itu, yaitu Kaisar Hirohito, yang ditanyakan Dia adalah bukannya seberapa banyak Tentara yang masih tertinggal, melainkan seberapa banyak guru yang tertinggal. Sungguh luar biasa pemikiran Kaisar itu, Dia tidak memikirkan jangka pendeknya tapi jangka panjang dengan mempersiapkan dan mendidik Manusia yang ada sejak dini agar menjadi manusia yang berkualitas, dan membawa dampak yang positif ke depannya bagi Negara Jepang. 

Hadirin sekalian yang saya muliakan, 
Dari cerita sejarah tersebut kita dapat mengetahui bagaimana resep Negara Jepang untuk maju seperti sekarang ini. Mereka memang mempersiapkan segalanya dari bawah, mereka sadar bahwa yang memegang peran sebagai motor penggerak utama pembangunan adalah Sumber Daya Manusia, dengan membutuhkan proses yang lama mereka mendidik dan mempersiapkan manusia itu agar menjadi manusia yang berkualitas. 

Mengapa kita tidak mencoba demikian saudara sekalian? Kita semua punya peran di sini. Mengingat Kalimantan Barat kondisi SDM nya memang terbelakang kualitasnya belum baik, para pekerja masih didominasi yang berpendidikan rendah yaitu sekitar 79,67% adalah tamat SLTP ke bawah. Kemudian Pencapaian Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang masih jauh dibawah IPM Nasional. Meskipun IPM meningkat dari 67,5 pada Tahun 2007 menjadi 68,17 Tahun 2008, namun tetap harus diakui bahwa Indikator yang dipakai dalam IPM, pencapaiannya belum menggembirakan terutama jika dibandingkan dengan IPM Nasional sebesar 71,17. 

Akhirnya solusi pengentasan dari permasalahan pembangunan yang ada di Kalimantan Barat, ialah dengan membangun Sumber Daya Manusia yang ada agar menjadi SDM yang terdidik, berkualitas dan berdaya guna. 

Demikian pidato yang dapat saya sampaikan. 

Pegi ke kebon bawa engge, ndak usah lupa makai tanggoi (biar ndak panas kepala), kalau ade salah kata lebeh kurang’e saye mohon maaf, yok same2 dire nanam biar kelak ade hasil’e

Saya akhiri. 

Wassalammu’alaikumsalam Warahmatullahi Wabarakatuh. Salam sejahtera bagi kita semua.

Oleh : Muhamad Sadikin ©2011

0 komentar:

Posting Komentar

 

© 2009Life is Choice | by TNB